Lencana Facebook

Rabu, 02 September 2009

Malaysia, Kenapa Sih???

Mungkin para blogger Indonesia sudah tahu semua mengenai masalah yang akhir-akhir ini mulai memanas antara Indonesia dan Malaysia. Memang sih saya pribadi terlambat membahas hal ini bersama teman-teman blogger dikarenakan kesibukan kerja sehari-hari tapi bukan berarti saya berdiam diri begitu saja melihat kebudayaan negaraku yang memang sudah menjadi ciri khas bangsa ini “dijiplak” oleh negara tetangga. Saya pribadi ingin menyampaikan protes kepada SBY selaku pemimpin bangsa ini, kenapa sih hanya karena sudah ada KLARIFIKASI dan PERMINTAAN MAAF lewat EMAIL semua dianggap selesai??? (sekali lagi : MINTA MAAF LEWAT EMAIL, pantas tidak!!!!).
Apakah permintaan maaf seperti itu pantas untuk diterima oleh seluruh rakyat bangsa ini???
Jika masalahnya bersifat pribadi dan hanya untuk individu mungkin hal itu masih bisa diterima tapi masalahnya ini menyangkut seluruh rakyat Indonesia dan CITRA bangsa kita dimata dunia untuk kedepannya nanti?!?!? Apa kata dunia jika hal ini terus-menerus dilakukan oleh negara tetangga kita??? Bukan hanya tetangga kita yang akan “menirukan” hal ini tapi seluruh dunia juga akan melakukan hal yang sama, benar tidak???
Pantas saja para mahasiswa hampir diseluruh negeri ini melakukan protes terhadap tindakan Malaysia yang bukan hanya melebihi batas tapi juga menyinggung bangsa ini??? Siapa sih yang rela jika kebudayaan yang sejak dulu menjadi kebanggaan dan ciri khas bangsa ini yang telah susah payah kita pertahankan serta kita lestarikan hanya dalam waktu singkat diakui oleh Negara lain yang masih tergolong Negara tetangga???


Apakah mereka tidak malu ya melakukan hal itu secara terang-terangan kepada media yang bertujuan untuk mempromosikan obyek wisata Negara mereka kepada dunia??
Bukan hanya kebudayaan yang mereka akui tapi juga lagu kebangsaan mereka yang berjudul “Negaraku” kini ramai diperbincangkan publik, alasannya karena lagu kebangsaan yang mereka yakini adalan ciptaan mereka sendiri ternyata mirip dengan lagu daerah asal Jawa Tengah yang berjudul “Terang Bulan”!!! Masa sih lagu daerah dijadikan lagu kebangsaan, heran ya??? Apa mereka tidak malu nih??? Hasil jiplakan lagi??? Nggak percaya kan??
Masih ada lagi nih yang jadi permasalahan selain kebudayaan dan lagu kebangsaan. Ternyata salah satu lagu karya band rapper kita yang bernama Saykoji juga pernah dijpilak oleh rapper Malaysia yang bernama Joe Farizal, aneh kan??? Apakah mereka memang terbiasa seperti itu???
Wajar saja jika masyarakat Bali marah dan menyerukan bahwa kebudayaan Malaysia hanya ada 1 (SATU) saja yakni KEBUDAYAAN MENGKLAIM KEBUDAYAAN NEGARA LAIN.
Mungkin pernyataan itu ada benarnya juga mengingat selama ini Malaysia hanya bisa menjiplak, mengklaim dan mengakui seperti itu, hal ini bisa dibuktikan dari beberapa fakta yang menguatkan hal tersebut, diantaranya :
1. Lagu “Rasa Sayange”
2. Reog Ponorogo
3. Kerajinan Batik Tradisional
4. Tari Pendet
5. Pulau Jemur di Sumatera
Apakah bukti diatas masih belum cukup juga nih???
Tak ketinggalan juga dunia maya kini juga mengalami hal yang sama. Setelah adanya penghinaan terhadap lagu kebangsaan kita “Indonesia Raya” yang dilakukan oleh orang-orang Malaysia, kini para hacker Indonesia bekerja sama bersatu untuk meyerang semua situs yang berbau dan menyangkut Malaysia.
Malahan sejak dulu didunia Facebook telah tersedia komunitas ANTI MALAYSIA yang bernama “GANYANG MALAYSIA”, anggotanya kini sudah mencapai ribuan orang. Bahkan ketiga akun Facebook saya yang lain juga ikut terblokir gara-gara masalah ini tapi untunglah akun yang utama bisa aktif kembali setelah permohonan berulang kali kepada pihak pengelola Facebook di Amerika???
Khusus kepada para Blogger Indonesia yang merasa masih mempunyai semangat SUMPAH PEMUDA, marilah kita bersatu untuk membela bangsa ini, jangan biarkan harga diri bangsa ini diinjak-injak oleh negara lain khususnya negara tetangga!!!!
Ingatlah akan perjuangan para pahlawan kita!!!
Mereka rela mengorbankan nyawanya hanya untuk mendapatkan kebebasan dan kemerdekaan negara ini dari penindasan, ingat dan sadari hal itu….!!!

6 komentar:

Henny Y.Caprestya mengatakan...

negara tetangga kita yang satu ini emang suka bikin heboh

Fajar mengatakan...

tetangga yang satu ini merasa lebih maju....so seenaknyha,...salam kenal om...

jensen99 mengatakan...

Tidak usah terlalu berlebihan dalam bereaksi. Lagian tiap kasus diatas itu masalahnya beda2.
Tari pendet misalnya, itu tidak diklaim Malaysia. Iklan Enigmatic Malaysia yang menampilkan Pendet itu dibuat oleh Discovery Channel Singapura.
Contoh lain, lagu "Negaraku", siapa bilang itu lagu daerah Jawa Tengah? Ngawur!

Pelajari lagi baik2 lah, masbro. Jangan sok nasionalis doang. ;)

Basuki Pramana mengatakan...

To Rudi,

Apa kabar?
Sudah dapat isteri belum nih.

Salam sukses.

pelangi anak mengatakan...

Kita santai saja lah....kita lebih kaya kebudayaan, kita lebih punya akar kebudayaan yang membumi....tinggal tugas kita untuk mencintai dan melestarikannya....salah satunya dengan cinta dan membeli produk dalam negeri he..he..he....

Deddy Wijaya mengatakan...

Mengatakan...

Posting Komentar