Lencana Facebook

Kamis, 18 Desember 2008

Lancar Tapi Gelisah

Hari ini semua bisnisku lancar-lancar aja meski tadi sore sekitar jam 14.00 kota Kraksaan dan mungkin daerah disekitarnya juga sempat turun hujan namun semua tugas dan pekerjaanku bisa aku selesaikan sebelum hujan turun.
Siang tadi situasi di kota Kraksaan begitu ramai dengan rombongan kedatangan jamaah haji yang diarak ramai-ramai menyusuri jalan kota, meski sempat menimbulkan sedikit kemacetan lalu lintas yang sudah menjadi jalur Pantura ini namun hal itu tidak begitu lama karena rombongan tersebut langsung menuju ke rumah masing-masing setelah sebelumnya berkumpul di Masjid alun-alun kota Kraksaan.
Suasana gembira dan haru tampak di wajah keluarga masing-masing yang telah mempersiapkan berbagai acara dalam menyambut kedatangan jamaah haji ini. Termasuk salah satu diantaranya adalah H. Achmad Fadil dan istrinya Hj. Sofiatun yang telah menjadi pelanggan tetapku selama hampir 4 tahun sejak pertama kali aku bekerja yang saat itu masih sebagai pengecer kertas rokok.
Seiring berjalannya waktu bisnisku semakin lancar dan berkembang hingga menjadi salah satu distributor terbesar di kota Kraksaan (cie...bukan sombong lho tapi kenyataan.)
Untuk menjadi seorang distributor tidaklah segampang membalikkan telapak tangan, selama 2 tahun pertama aku melakukan observasi dan pendekatan kepada pemilik toko, tidak mudah untuk mendapatkan satu orang pelanggan karena dibutuhkan komitmen, kesabaran dan kepercayaan antara kedua belah pihak. Dan untungnya sampai detik ini semua masih aman-aman saja kecuali satu pelanggan yang membuatku selalu gelisah. Pelanggan tersebut aku dapatkan ketika usaha pembuatan rokok tradisionalnya (DJIDURAN) masih dalam level kecil bahkan bisa di bilang Produksi Rumah Tangga karena waktu itu karyawan yang dipekerjakan sekitar 4-6 org yang dikenal dengan nama rokok "Jaya Putra".
Selang beberapa bulan kemudian usaha yang dimiliki berkembang dengan pesat sampai jumlah karyawannya mencapai 300 orang setiap hari karena permintaan dari pasar yang begitu besar. Otomatis pesanan kertas rokok juga semakin bertambah dan begitu pula dengan tagihan yang dimiliki hingga berlembar-lembar nota yang saat itu mungkin ada sekitar 20 lembar nota yang masih belum dibayar dengan jumlah total keseluruhan mencapai Rp 70 juta.
Pusing sih mikirin gimana caranya nagih tapi hal itu nggak terasa karena keuntungan yang aku dapatkan juga lumayan banyak dan kesempatan itu aku manfaatkan untuk menambah modal usahaku hingga mencapai Rp 40 juta daripada dibuat foya-foya maklumlah anak muda gitu lho...)
Memang saat itu adalah saat "EMAS" untuk rokok "JP" tapi hal itu tidak bertahan lama karena beberapa tahun kemudian sekitar pertengahan bulan Agustus 2006 usaha dalam bidang rokok tersebut mengalami penurunan dan anjlok sampai sekarang ini. Begitu juga dengan sisa utang yang dimiliki juga ikut macet. Aku bingung harus gimana? Bayangin aja sampai detik ini utang yang masih dimiliki oleh pemilik "JP" jumlahnya masih Rp48 juta. Mau ditagih bilangnya nggak punya uang tapi herannya kenapa kok bulan kemaren "kuat" beli tanah dan bikin rumah???
Bila ditagih terus-terusan orangnya malah tersinggung dan nggak diterima diperlakukan seperti itu. Tapi kalau dibiarin kayak gini terus malah aku yang pusing mikirin setoran tiap minggu,capeeeeeeeeeek deh.......
Baca Selengkapnya...

Rabu, 17 Desember 2008

Akhirnya Datang Juga

Tadi aku bangun tidur agak telat dari biasanya sekitar jam 10.00 karena semalam habis mele'an didepan laptop sampai jam 05.00 gara-gara koneksi internet yang lemot banget (DIBAWAH STANDART SPEEDY), entah itu karena disengaja atau tidak yang tahu cuma petugas TELKOM.
Setelah mandi dan sarapan aku langsung tancap gas berangkat ke Kraksaan meski cuaca saat itu sedang gerimis tapi karena hari ini jadwal kerjaku padat jadi terpaksa aku pakai jas hujan menerobos tetes demi tetes rintik hujan yang turun.
Setelah sampai di Kraksaan aku langsung ke rumah Om Cho yang udah biasa menjadi tempat penitipan barang-barang ekspedisiku. Dengan wajah penuh semangat aku langsung menyapa dan bertanya "ada kiriman sampek nggak Om? tapi Si Om malah menjawab "Nggak ada barang datang ini Rud."

"Hah,lho mana barangku katanya udah di kirim dan masuk ke truk pengiriman tapi kok sampai jam segini belum juga sampai??" Daripada duduk bengong di rumah Om akhirnya aku putuskan untuk nagih utang lagi ke toko-toko. Ada yang bayar dan ada yang nggak, jengkel juga sih udah beberapa kali ditagih malah janji-janji terus (dongkol juga sih???). Nggak terasa setelah semua toko selesai aku tagih aku lihat jam di hapeku sudah menunjukkan angka 13.00 dan ini artinya waktunya Ayu istirahat karena hari ini kebetulan dia lagi lembur di DIVA Swalayan.
Ditengah perjalanan ke DIVA aku lihat sebuah truk pengiriman (Ekspedisi) dan setelah aku lihat kuli panggulnya ternyata benar dari Dinoyo Baru Surabaya. Tanpa ragu aku langsung bertanya ke si Kuli "Ada kiriman kertas rokok nggak pak?" lalu si Kuli menjawab "Ada mas, 6 sak." Aku langsung nelpon ke kakakku "Kok barangnya cuma 6 sak?" lalu kakakku jawab "Ya, sebagian barangnya aku bawa pake Chevrolet sebentar lagi aku sampek di Kraksaan karena sekarang udah masuk kota Probolinggo nih".
Setelah semua jelas aku langsung ke DIVA menemui Ayu yang waktu itu masih beres-beres hendak istirahat.
Aku langsung menunggunya di musholla belakang dan nggak berapa lama kemudian Ayu keluar lewat pintu belakang sambil membawa bekal nasi yang udah disiapin ibunya dari rumah yang isinya hanya nasi, ikan laut, jagung yang sedikit "alot" dan sambal terasi.
Setelah jatah istirahat habis aku kembali bekerja mengantarkan barang pesanan,tidak terlalu sulit mencari jejak truk pengiriman yang sedang menurunkan barang dari satu toko ke toko yang lain.
Setelah menunggu beberapa menit akhirnya barang pesananku turun juga di tokonya Om Cho terus aku langsung mengantarkan ke toko-toko dengan harapan besok mungkin mereka mau bayar sisa utangnya,hehehe....
Sayang moment hari ini nggak sempat aku foto.
Baca Selengkapnya...

Selasa, 16 Desember 2008

Semoga....

Akhirnya apa yang aku harapkan beberapa hari ini mulai terkabul. Hari ini beberapa pelanggananku sudah ada yang mulai order barang meskipun jumlahnya tidak sebanyak yang biasanya tapi aku tetap bersyukur dan berharap semoga ini adalah permulaan dari kesibukanku yang biasanya rutin aku jalani pada bulan-bulan kemaren. Mulai dari berangkat dari rumah aku langsung meluncur ke toko-toko pelangganku yang ada di Kraksaan, awalnya sih nagih utang tapi untungnya selain dapat uang tagihan mereka juga mulai pesan barang,hehehe...

Satu per satu pesanan aku catat dalam lembaran kertas kosong sambil berkeliling ke toko-toko dan setelah semua pesanan terkumpul dalam daftar pesanan aku langsung sms ke kakakku yang ada di Surabaya yang sekaligus menjadi bos dalam bisnis yang aku jalani ini. Katanya kakakku orderan barang yang aku pesan tadi sudah di kirim ke ekspedisi Dinoyo Baru Surabaya jumlah semuanya ada 9 sak dan langsung dimasukkan ke truk pengiriman, jadi paling tidak besok siang barangnya sudah sampek di Kraksaan dan rencananya akan langsung aku antar ke beberapa pelangganku dengan memakai sepeda motor, maklumlah dana yang aku punya masih belum cukup untuk membeli sebuah pick-up.
Dengan sepeda di atas itulah aku menjalani hari-hariku bekerja, mulai dari mengantarkan barang sampai sekedar jalan-jalan untuk menenangkan pikiran.
Sekian dulu untuk postingan blogku hari ini karena malam ini aku ada acara maen badminton di rumah jadi aku harus cepat-cepat pulang nih. Tapi nanti malam aku akan online dan blog walking karena dirumah aku udah pasang speedy,hehehe...
Dengan Speedy semua jadi lancar nih.
Baca Selengkapnya...

Sabtu, 13 Desember 2008

Nyantai Ajah Deh

Beberapa hari ini aku sengaja nggak meng-update blogku karena rasanya nggak punya semangat nih ngeblog gara-gara kerjaan yang sampai sekarang masih tetap sepi kayak gini.
Mungkin sekarang saatnya aku mencoba mencari tambahan pekerjaan sebagai jalan alternatif agar keuanganku nggak minus terus. Kalau misalnya aku cuma diam gini bisa-bisa kerjaan dan impianku selama ini bisa nggak terwujud nih??
Untuk sekedar informasi aja kalau didaerah Jawa Timur khususnya kabupaten Probolinggo sedang mengalami musim hujan yang mulai rutin turun tiap hari. biasanya sih yang paling sering waktu malam hari. Jadi untuk para petugas ronda khususnya di daerahku harus ekstra hati-hati, karena tadi malam sudah ada yang kebobolan alias kemalingan gara-gara hujan yang turun hampir sehari penuh mulai dari jam 16.00 sampai hampir jam 01.00. Makanya tadi malam kondisi di sekitar rumahku sepi banget nggak ada satu orang pun yang cangkuru'an (nggak seperti biasanya). Ya wajarlah kalau hujan-hujan yang paling enak adalah tidur sambil selimutan (pasti deh nyenyak banget).

Malam ini aku masih berada di Kraksaan sejak berangkat tadi siang dari rumah sekitar jam 12.00. Awalnya sih nagih tapi nggak ada satu pun yang bayar nih, omset udah turun eh... malah nggak ada yang bayar, capek deh!!!!
Jadi daripada pulang dengan hati dongkol ya mending aku surfing di dunia maya sebebas-bebasnya via free hotspot, lumayanlah sebagai penghibur hati yang sedang jengkel.
Baca Selengkapnya...

Rabu, 03 Desember 2008

Males, Letih Dan Lesu.......!!!!!!


Hari ini aku bingung harus posting apaan?
Aku nggak bisa konsentrasi menuangkan semua pikiranku, gara-gara kerjaan sepi semua malah jadi lesu.
Padahal tadi sewaktu berangkat kerja aku sudah bersemangat penuh bakal sukses dan lancar-lancar aja tapi pada akhirnya malah jadi seperti ini.
Entah kenapa aku merasa 2 minggu belakangan ini omset bisnis yang telah aku tekuni selama bertahun-tahun mengalami penurunan yang cukup drastis, biasanya omset pesanan barangku ke Surabaya tiap minggu rata-rata bisa mencapai nilai Rp 25 juta terkadang lebih tapi kini dalam 2 minggu terakhir ini pesananku hanya bisa mencapai berkisar di Rp 10 jt aja (capeeeek deh....) jadi bulan ini aku nggak bisa penuhi target penjualanku seperti biasanya..

Bukan hanya ini aja yang bikin aku lesu, pendapatanku juga otomatis berkurang bahkan minggu kemaren sempat minus malah harus menarik uang tabungan untuk menutupi biaya operasionalnya seperti bensin, ongkos ekspedisi dan uang makan jika ditengah perjalanan merasa lapar karena aku orangnya memang nggak tahan lapar apalagi pas lihat Bakso yang memang udah jadi makanan favoritku.
Pengennya sih cari kerja sampingan untuk sekedar uang tambahan yang sekiranya nggak terlalu dibatasi waktu, sebagai contoh misalnya jika ada kiriman barang atau pesanan aku bisa mengantarnya langsung tanpa menunggu waktu istirahat dulu. Seperti halnya kerjaanku yang sekarang ini namun sayang untuk saat ini kerjaan yang aku jalani sekarang lagi mengalami penurunan maka dari itu sekarang ini aku coba cari kerja yang laen.
Namun untuk daerah di sekitar sini (Probolinggo) kayaknya mustahil ada lapangan pekerjaan yang seperti itu kalau bukan bisnis milik sendiri.
Baca Selengkapnya...